Kamis, 06 Maret 2014

Ahli Nuklir Termuda Di Dunia


ahli nuklir termuda di dunia
Jamie Edwards

Nama lengkapnya adalah Jamie Edwards, anak ini begitu istimewa, tidak seperti kebanyakan anak-anak lainnya, sementara anak-anak lainnya disibukkan dengan bermain, anak ini justeru berhasil menciptakan reaktor fusi nuklir dan menempatkan dirinya dalam teknologi sebagai ahli fusioner termuda dalam sejarah mengalahkan rekor sebelumnya yang berusia 14 tahun
 
Penwortham Priory Academy sudah semestinya bangga memiliki ilmuwan muda di institusinya, pada tahun lalu , Edwards berhasil mendatangkan dana sebesar $ 3350 dollar AS anggaran bagi sekolahnya ini, ia membuat presentasi untuk meminta dukungan dana dalam usahanya untuk mengembangkan reaktor nuklir. Masih adakah anak Indonesia yang memiliki motivasi seperti ini?Teknologi dalam pengembangan reaktor nuklir membutuhkan perlengkapan serta keahlian khusus. Dalam prosesnya Edwards harus membuat sebuah ruangan khusus serta perlengkapan yang diantaranya adalah:
1. Pompa Vakum
2. Kawat Tungsten
3. Batang Aluminium
4. beberapa katup
Tantang yang dihadapinya cukup riskan yaitu beresiko terhadap keselamatannya, karena ruangan tersebut sudah pasti terdapat dampak radiasi yang sangat berbahaya. Karena hal ini secara rutin Edwards mendapat perhatian khusus keselamatan dari institusinya sebelum menlanjutkan risetnya.

Tujuan Edwards pada pengembangan reaktor nuklir ini adalah menghancurkan dua atom hidrogen berat secara bersamaan untuk menciptakan helium melalui fusi nuklir dan Edwards berhasil melakukannya.

Edwards mengatakan "Aku tidak mempercayainya" pada BBCnews seperti dilansir Cnet.com.

Berikut adalah salah satu cuplikan videonya:

Jangankan yang masih muda-muda, orang tua pun pasti merasa iri oleh prestasinya. Semoga diwaktu mendatang generasi muda dibidang teknologi kita semakin berkembang.

Rabu, 05 Maret 2014

NASA: Asteroid 2014 DX110 Melintas Diantara Orbit Bumi Dan Bulan



lintasan asteroid 2014 DX110
peta lintasan asteroid

Melalui Space.com, NASA mengabarkan bahwa sebuah Asteroid DX110 2014 menghampiri Bumi pada hari rabu kemarin. NASA juga menyebutkan ukuran Asteroid ini kurang lebih 100 m2. Asteroid berukuran besar ini disebutkan tidak terlalu memberikan ancaman dan hanya melintas diantara orbit bumi dan bulan.

Seorang Ahli Astronomi asal Italia Gianluca Mas dari Virtual Telescope Projecti, berhasil merekam kejadian ini. Masi telah memperhatikan asteroid ini sejak hari selasa kemarin, seperti diketahui bahwa NASA juga telah mengamati asteroid ini secara berkala sejak 28 Februari 2014 

Berikut adalah cuplikan videonya:


Asteroid 2014 DX110 ini pertama kali ditemukan oleh para ahli astronomi NASA dengan menggunakan Teleskop STARRS 1 yang terletak di Haleakala, Hawaii. Teleskop ini merupakan salah satu dari sekian banyak Teleskop didunia yang  berguna dalam mengamati objek-objek di ruang angkasa yang dekat dengan bumi. 

Program pengamatan objek luar angkasa yang mendekati bumi milik NASA, Jet Propulsion Laboratory (red-JET) di Pasadena, Calif., juga memberikan keterangannya dalam menentukan seberapa bahaya objek-objek yang dekat dengan planet kita.

"NASA melakukan deteksi, pelacakan serta mengelompokan karakter semua jenis asteroid maupun komet dengan menggunakan kedua teleskop yang berada di daratan maupun di luar angkasa" jelas salah satu pejabat JET. " Program observasi objek-objek yang mendekati bumi ini, kami menyebutnya dengan spaceguard menemukan beberapa objek ini, yang kemudian kami menentukan karakteristik objek tersebut, serta melakukan identifikasi secara mendalam apakah objek-objek yang mendekati bumi ini membahayakan atau tidak" pejabat JET menambahkan keterangannya pada halaman FoxNews.

 sumber/source:foxnews